Kutipan bijak dari puisi!
Kutipan bijak tentang puisi
1) “Puisi adalah seni yang memilih dan menyusun simbol-simbol pemikiran sedemikian rupa sehingga mampu membangkitkan imajinasi dengan cara yang paling kuat dan menyenangkan.
William Cullen Bryant
Terlalu banyak orang yang mengandalkan film dan drama untuk berpikir kreatif atas nama mereka, padahal seharusnya seseorang membaca dan menggunakan imajinasinya sendiri untuk menjadi sosok yang kreatif. Puisi adalah seni yang memilih dan menyusun simbol-simbol pemikiran sedemikian rupa sehingga membangkitkan imajinasi dengan cara yang paling kuat dan menyenangkan. Inilah mengapa ketika kita membuat puisi atau kutipan bijak dalam puisi, hal itu melibatkan kemampuan kreatif yang paling tinggi. Simbol pemikiran adalah kemampuan untuk menggunakan simbol, tanda, atau objek guna mewakili entitas, ide, atau tindakan lain.
2) “Puisi adalah luapan spontan dari perasaan yang kuat: asalnya berasal dari emosi yang dikenang dalam ketenangan.”
-William Wordsworth
Banyak penyair mengonsumsi obat-obatan karena hal itu membantu mereka menjadi kreatif dan tekun. Keindahan itu menyakitkan, dan menciptakan puisi pun demikian. Puisi adalah luapan spontan dari perasaan yang kuat. Ide-ide kreatif ditanamkan melalui emosi kita. Hal itu bermula dari perasaan batin kita, yang memicu munculnya sebuah gagasan. Puisi berasal dari emosi yang dikenang dalam ketenangan, namun lebih tepatnya berasal dari lingkungan di mana kita merasa nyaman. Lingkungan itu bisa saja bising jika itulah cara kita lebih mudah berkonsentrasi, tetapi sebaiknya tidak terlalu banyak gangguan. Beberapa orang lebih nyaman di lingkungan yang tenang, sementara yang lain membutuhkan orang lain di sekitarnya yang sedang mengobrol dan bersantai.
3) “Menerbitkan sebuah kumpulan puisi itu seperti menjatuhkan kelopak mawar ke Grand Canyon dan menunggu gema.”
-Don Marquis
Ide-ide kreatif muncul dari tempat-tempat paling tak terduga, dan dibutuhkan waktu untuk menciptakan puisi kreatif atau kutipan bijak tentang puisi. Prosesnya dimulai tanpa diduga saat kita terus memutar otak, dan pada akhirnya semuanya menyatu menjadi kesempurnaan—seperti potongan-potongan teka-teki yang entah bagaimana jatuh ke tempatnya, sesuatu yang tak bisa kita jelaskan atau ungkapkan. Inilah yang dimaksud dengan kelopak mawar yang dijatuhkan ke Grand Canyon dan menunggu gema saat menerbitkan sebuah kumpulan puisi.
4) “Puisi lebih halus dan lebih filosofis daripada sejarah; sebab puisi mengungkapkan yang universal, sedangkan sejarah hanya yang khusus.”
-Aristoteles
Sejarah hanya bercerita tentang peristiwa khusus yang terjadi di masa lalu, sedangkan puisi mencakup segala sesuatu di seluruh alam semesta. Kualitas dan makna ekspresi puisi lebih halus dan lebih filosofis daripada sejarah. Inilah alasan mengapa penyair lebih dihormati daripada penulis sejarah atau guru sejarah. Puisi juga mencakup dan merangkum segala sesuatu yang ada dalam sejarah.
5) “Puisi adalah bahasa dalam bentuknya yang paling murni dan paling kuat.”
-Rita Dove
Puisi adalah ekspresi melalui bahasa dalam bentuknya yang paling murni dan paling kuat dibandingkan bentuk ekspresi lainnya, karena puisi mencakup pengetahuan, kebijaksanaan, dan kreativitas. Sebagai seorang penyair, kita harus mampu menciptakan kutipan bijak dan puisi, agar menjadi seorang penyair yang utuh. Selain itu, kita juga harus mampu menulis esai atau artikel sastra serta menjelaskan kutipan bijak tersebut, karena semuanya saling terhubung menjadi satu kesatuan.